Jazz Hipster Perkenalkan “3-Way Bookshelf Speaker” dengan Desain “Sealed Bass” untuk Tingkatkan Pengalaman Audio Desktop

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAIPEI, 21 Juli 2026 /PRNewswire/ — Jazz Hipster memperkenalkan platform 3-way bookshelf audio terbaru yang diposisikan di antara monitor studio berukuran ringkas, sistem Hi-Fi desktop, dan perangkat audio premium untuk gaya hidup modern.

Menurut Product Manager, Jazz Hipster, Ben Hsu, platform tersebut dikembangkan dengan tiga prinsip utama, yakni desain yang ringkas, reproduksi bas yang lebih dalam, dan konektivitas digital. Berbeda dari kebanyakan speaker aktif berukuran ringkas yang masih mengandalkan konfigurasi 2-way bass-reflex, platform terbaru ini mengusung arsitektur 3-way sealed-box sehingga mampu menghasilkan respons bas hingga 30 Hz dalam kabinet berukuran 275 × 150 × 170 milimeter.

Menawarkan Pendekatan Baru Dibandingkan Monitor Kompak Konvensional

Menurut Hsu, pengembangan platform ini terinspirasi dari berbagai monitor profesional asal Jepang dan Eropa, serta produk Hi-Fi desktop premium.

Berdasarkan analisis pasar internal Jazz Hipster, Hsu menilai banyak monitor kompak di kisaran harga US$1.000 hingga US$4.000 masih mengandalkan kabinet yang lebih besar, sistem bass-reflex, serta input analog yang dirancang untuk kebutuhan studio. Meski memiliki akurasi dan keandalan tinggi, produk-produk ini dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan speaker ringkas yang dapat terhubung langsung dengan PC, televisi, konsol gim, maupun perangkat streaming.

Karena itu, Jazz Hipster menawarkan pendekatan berbeda melalui kabinet yang lebih ringkas, respons bas yang lebih dalam, pemrosesan aktif 3-way, DSP crossover control, serta konektivitas digital seperti USB-C dan HDMI ARC.

Memadukan Desain Sealed-Box Ringkas, Respons Bas 30 Hz, Arsitektur 3-Way, dan Konektivitas Digital Modern

Hsu menjelaskan bahwa sebagian besar speaker aktif berukuran ringkas menggunakan konfigurasi 2-way karena lebih sederhana, berukuran lebih kecil, dan lebih mudah diproduksi. Sebaliknya, platform Jazz Hipster mengadopsi arsitektur 3-way sehingga mampu memisahkan frekuensi tinggi, menengah, dan rendah secara lebih presisi.

Menurutnya, pendekatan tersebut meningkatkan kejernihan frekuensi audio menengah, reproduksi vokal, serta pengendalian soundstage sebagai aspek penting dalam pengalaman mendengar audio dari jarak dekat pada perangkat desktop. Dipadukan dengan DSP active crossover control dan penguat suara Class-D, platform ini menghadirkan konfigurasi 3-way dalam desain ringkas yang masih jarang ditemui dalam kategori produk serupa.

Menghasilkan Respons Bass 30 Hz Tanpa Subwoofer

Hsu mengatakan:

" Platform ini tidak dirancang untuk bersaing di segmen harga murah. Kami ingin menghadirkan integrasi sistem dan performa akustik yang lebih tinggi dalam format speaker desktop yang ringkas."

Ia menjelaskan, banyak monitor kompak membutuhkan kabinet yang lebih besar atau tambahan subwoofer untuk menghasilkan bas yang lebih dalam. Sebaliknya, desain sealed-box, pengembangan long-throw woofer, serta penyetelan DSP mendukung platform Jazz Hipster menghasilkan respons bas hingga 30 Hz tanpa menggunakan bass-reflex port.

Dengan pendekatan tersebut, pengguna dapat menikmati performa frekuensi rendah yang lebih penuh dari speaker desktop berukuran ringkas tanpa perlu menambahkan sistem subwoofer terpisah.

Dirancang untuk Ekosistem Audio Desktop Modern

Platform ini mendukung koneksi USB-C Audio 2.0, HDMI ARC, SPDIF IN/OUT, input XLR, input AUX, serta DAC Sub-Out.

Menurut Hsu, dukungan tersebut memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi mitra merek dalam mengembangkan berbagai produk, mulai dari sistem Hi-Fi desktop, perangkat audio bagi kreator konten, audio untuk gim, sistem hiburan rumah berukuran ringkas, hingga perangkat audio premium bergaya hidup. Produk speaker ini tidak hanya kompatibel dengan perangkat audio konvensional, namun juga dapat terhubung dengan komputer, televisi, konsol gim, dan perangkat streaming.

Dikembangkan sebagai Platform Audio

Hsu menegaskan bahwa sistem 3-way bookshelf ini bukan sekadar speaker, melainkan sebuah platform yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk, seperti bookshelf speaker nirkabel, speaker aktif berbasis streaming, sistem home theater berukuran ringkas, hingga perangkat audio yang dirancang khusus bagi kreator konten.

Ia menambahkan, nilai tambah utama platform ini tidak hanya terletak pada perangkat keras speaker, melainkan juga pada perpaduan antara desain akustik, penyetelan DSP, konektivitas digital, serta kesiapan integrasi dengan teknologi nirkabel maupun streaming di masa depan. Kombinasi tersebut memberikan titik awal yang lebih jelas bagi para mitra merek untuk mengembangkan produk audio desktop yang memiliki diferensiasi di era streaming.

Tautan artikel: https://jazzhipster.com/next-gen-3-way-bookshelf-audio-platform/

Berita Terkait

Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group
Bambu Lab A2L Kini Hadir di Indonesia: Printer 3D Format Besar yang Mudah Digunakan
Mitrade Perpanjang Kerja Sama Sponsor dengan AFA hingga 2027, Seiring Tingginya Antusiasme Piala Dunia di Asia
Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI yang Memilih Singapura sebagai Basis Regional
Lianlian DigiTech dan UnionPay International Kembangkan Solusi Pembayaran Berbasis Agen AI untuk Proses Pengadaan Barang dan Jasa Global
Shanghai Electric Tampilkan Robot Berbasis “Embodied Intelligence” dan Solusi Pabrik Cerdas “AI-Native” di WAIC 2026
Weichai Lansir Lima Jalur Pengembangan Teknologi secara Global: Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau dan Cerdas
Dua Alumni Peking University Raih “Fields Medal”, Sebanyak 14 Akademisi PKU Tampil di ICM 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:58 WIB

Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:00 WIB

Bambu Lab A2L Kini Hadir di Indonesia: Printer 3D Format Besar yang Mudah Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:00 WIB

Mitrade Perpanjang Kerja Sama Sponsor dengan AFA hingga 2027, Seiring Tingginya Antusiasme Piala Dunia di Asia

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI yang Memilih Singapura sebagai Basis Regional

Senin, 27 Juli 2026 - 05:28 WIB

Lianlian DigiTech dan UnionPay International Kembangkan Solusi Pembayaran Berbasis Agen AI untuk Proses Pengadaan Barang dan Jasa Global

Berita Terbaru